FUA Cirebon, 9 September 2025 – Dosen Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC), Andri Azis Putra, M.Phil., akan menjalani program Visiting Researcher di University of Aberdeen, Skotlandia, Inggris Raya. Keberangkatannya dilepas oleh Rektor UINSSC, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin dan Adab, Wakhid Nashruddin, Ph.D., dalam pertemuan yang berlangsung di Rektorat UINSSC. Pada kesempatan itu, Andri memaparkan rencana riset sekaligus memohon izin dan doa restu.

Rektor menekankan pentingnya program ini sebagai bagian dari strategi internasionalisasi kampus. Keberangkatan dosen ke universitas bertaraf internasional dipandang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan pribadi, tetapi juga harus berkontribusi pada jejaring riset, kolaborasi akademik, serta pengayaan gagasan yang dapat memperkuat posisi UINSSC di percaturan global. Kearifan lokal Cirebon pun diharapkan dapat hadir dalam forum internasional sebagai perspektif khas yang dipadukan dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer.
Riset yang akan dilakukan berpayung pada tema besar eschatological consciousness, dengan fokus kajian pada kesejahteraan sosial di era digital, kerentanan siber dalam wacana keberlanjutan, pengembangan kerangka teologis dan digital, serta tata kelola siber yang beretika. Seluruh tema ini diarahkan untuk menghubungkan spiritualitas, teknologi, dan keberlanjutan global dalam kerangka integratif.

Selama program berlangsung, Andri akan aktif di Death Studies Centre University of Aberdeen. Ia dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan akademik seperti diskusi kolegial, seminar, kelompok baca, publikasi bersama, serta keterlibatan dalam jejaring riset tematik. Agenda juga mencakup kuliah tamu, kontribusi dalam klaster penelitian lintas disiplin, hingga perencanaan strategis untuk kerja sama lanjutan dan peluang postdoctoral para dosen di bidang eskatologi, ekospiritualitas, dan tata kelola siber.
Di kesempatan berbeda, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab menegaskan bahwa kerjasama internasional masih menjadi target penting yang harus dicapai oleh civitas akademika UINSSC, khususnya FUA. Dekan FUA menekankan bahwa upaya ini merupakan bentuk investasi masa depan yang tidak berwujud infrastruktur fisik, melainkan penguatan jejaring akademik dan perluasan wawasan global yang akan berdampak jangka panjang bagi institusi.
Program visiting research ini diharapkan tidak hanya memperluas pengalaman akademik dosen, tetapi juga memperkuat jejaring internasional UINSSC, mengokohkan riset interdisipliner, serta menghadirkan kontribusi yang berakar pada nilai lokal namun relevan dengan tantangan global. Keberangkatan Andri Azis Putra, M.Phil., ke University of Aberdeen menandai langkah serius UINSSC dalam membangun kolaborasi akademik lintas batas dan memperluas cakrawala pengembangan ilmu pengetahuan



