Cirebon, 28 Februari 2025 – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penandatanganan Pakta Integritas bagi pejabat di lingkungan fakultas. Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, serta Dekan FUA, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag, beserta jajaran wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, serta staf akademik.
Dalam sambutannya, Dekan FUA menegaskan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program akademik dan administrasi. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) agar memiliki jangkauan internasional. Selain itu, program international mobility diupayakan untuk mencakup tiga kegiatan internasional sekaligus, guna meningkatkan efektivitas dan daya saing mahasiswa serta dosen.
Dekan juga menyampaikan strategi peningkatan jenjang jabatan akademik bagi dosen. Fakultas akan mendukung para dosen dalam proses kenaikan jabatan dari Lektor ke Lektor Kepala melalui publikasi di jurnal internasional bereputasi. Selain itu, penelitian berbasis program studi akan dialokasikan untuk beberapa jurusan yang sedang dalam tahap akreditasi, seperti Tasawuf dan Psikoterapi (TAPSI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Ilmu Hadis (ILHA).

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, menegaskan bahwa setiap pekerjaan di lingkungan fakultas harus mengacu pada Perjanjian Kinerja (Perkin). Beliau mengingatkan bahwa dosen yang memiliki tugas tambahan perlu menata laporan kinerja dengan rapi, mencakup Perkin Pendidikan Islam (Pendis), Perkin Badan Layanan Umum (BLU), serta tugas utama dosen dalam tridarma perguruan tinggi.
Selain itu, Rektor menekankan perlunya koordinasi antara ketua dan sekretaris jurusan dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dalam menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas. Dosen yang tidak mendapatkan bantuan penelitian diwajibkan untuk melakukan penelitian mandiri, yang hasilnya harus didata dan dilaporkan kepada LP2M.
Terkait dengan data mahasiswa, Rektor juga menginstruksikan agar setiap program studi memiliki data lengkap mengenai mahasiswa aktif, nonaktif, cuti, atau yang telah keluar. Data penerima beasiswa juga harus dikelola dengan baik, agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Fakultas dan program studi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua bentuk beasiswa dikelola secara transparan dan adil.

Dalam kesempatan ini, Rektor juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran melalui perhitungan yang cermat. Salah satunya adalah dengan melakukan bedah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk memastikan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.
Pendekatan spiritualitas dalam pengelolaan keuangan juga menjadi sorotan. Rektor mengajak seluruh pejabat di FUA untuk membayarkan zakat profesi, mengingat 90% dana zakat profesi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu. Selain itu, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan juga mendapat perhatian khusus, dengan kemungkinan adanya koordinasi di tingkat fakultas untuk memberikan kelonggaran pembayaran.
Rektor menegaskan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon harus terus maju dengan mengoptimalkan teknologi dan sumber daya yang ada. Gedung Siber yang telah selesai dibangun serta berbagai fasilitas teknologi harus dimanfaatkan untuk menjadikan FUA sebagai fakultas yang terdepan dalam pengembangan keilmuan berbasis digital. Inovasi kurikulum digital juga harus terus dikembangkan, termasuk digitalisasi mata kuliah di tingkat program studi serta pengembangan media pembelajaran berbasis video.

Sebagai penutup, Rektor menekankan pentingnya membangun jejaring dengan dunia industri agar lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat lebih mudah terserap di dunia kerja. Fakultas diharapkan dapat menjalin kerja sama dengan berbagai industri melalui Memorandum of Understanding (MoU), sehingga alumni dapat memiliki akses yang lebih luas dalam dunia profesional. Semua upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan UIN Siber memiliki daya saing tinggi dan mampu berkontribusi dalam berbagai sektor.
Acara penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Ushuluddin dan Adab dalam mewujudkan tata kelola yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas akademik serta kesejahteraan mahasiswa.



