Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id
Berita

Dukung Rencana Strategis Intitut, FUA Canangkan Kelas Internasional dan Kesiapan Pelaksanaan PJJ AFI dan SPI

FUA CIREBON, 13 Februari 2024 – Fakultas Ushuluddin dan Adab menggelar rapat internal untuk membahas langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan. Rapat yang dibuka oleh Wakil Dekan FUA, Wakhid Nashruddin, Ph.D. mengagendakan pembicaraan terkait rencana pelaksanaan pembelajaran kelas internasional dan PJJ di lingkunga FUA.

Ketua Jurusan IAT, Muhammad Maimun, M.S.I dalam pemaparannya, menegaskan kesiapan IAT untuk melaksanakan kelas Internasional dengan kerangka baru yang telah dibahas secara internal. Opsi-opsi kelas internasional juga turut dipaparkan sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di jurusan IAT. Sementara itu Ketua Jurusan SPI, Aah Syafa’ah, M.Ag. menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan kelas Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), meskipun mengakui adanya kendala dalam pembagian kelas mengingat perkiraan potensi mahasiswa baru. Pandangan khusus juga disampaikan oleh Ketua Jurusan AFI, Dr. Fuad Nawawi yang menyoroti kesiapan sarana dan infrastruktur terkait Pendidikan Agama Islam (PAI) serta indikator progres dari Cyber University untuk mendukung terlaksananya PJJ AFI.

Wakil Dekan FUA, Wakhid menyampaikan bahwa diperlukan diskusi  yang cukup instens dalam membahas rencana-rencana strategis FUA ini. Diharapkan dari agenda ini, permulaan pelaksanaan pendidikan yang lebih inklusif di FUA dapat dilaksanakan secepat mungkin dengan efektif. Wadek FUa juga menekankan bahwa kreativitas dan inovasi adalah kunci keberhasilan pendidikan, terutama inovasi yang dapat memudahkan mahasiswa dan meningkatkan efisiensi sistem internal institusi.

Sebagai wejangan yang berharga, Prof. Ahmad Asmuni mengungkapkan kebutuhan pembelajaran bahasa asing yang tidak hanya terbatas pada Arab dan Inggris. Beliau menekankan bahwa program yang ada harus siap dan terstruktur dengan baik. Hal yang kurang lebih sama juga disampaikan oleh Prof. Didin Nurul Rosyidin membahas kerangka sistem integrasi keilmuan yang pernah dibuat dan berupa buku panduan pelaksanaannya. Dalam konteks ini, perlu dipastikan adanya kebijakan yang jelas terkait perkuliahan dan kurikulum.Selanjutnya, pandangan disampaikan juga oleh Dr. Didi Juanedi mengangkat isu penting seputar penyesuaian budget untuk kelas internasional.

Menjelang penutupan rapat, Dekan FUA, Dr. Anwar Sanusi menyoroti polemik istilah siber yang masih membutuhkan diskusi secara intensif, sehingga Dekan FUA mengajak untuk melakukan penyebaran informasi siber secara terstruktur. Dekan juga menyampaikan beberapa poin penting dalam persoalan peluang bagi PJJ dan kelas internasional yang akan dilaksanakan. Dekan ingin menaikkan moral civitas akademika di lingkungan FUA dengan menunjukkan bahwa tugas akademis ini adalah tugas yang sangat penting dalam mendidik anak bangsa. Oleh karena itu menjadikan fakultas dengan semua jurusannya sebagai kelas bermutu internasional adalah suatu target yang harus dicapai bersama-sama.