
Cirebon — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan bergengsi dalam Ajang Mutu Internal (AMI) 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja FUA dalam pengelolaan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, serta tata kelola layanan akademik dan administratif yang berkualitas. Capaian ini menegaskan komitmen FUA dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman dan meningkatkan reputasi akademik di level nasional maupun internasional.
Dedikasi Pimpinan dan Civitas Akademika
Dekan FUA, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur fakultas.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh civitas akademika. Terima kasih kepada pimpinan fakultas, para dosen, tenaga kependidikan, serta tim AMI FUA yang telah bekerja tanpa lelah. Sinergi inilah yang membuat FUA dapat mencapai prestasi terbaik,” ungkapnya.
Dekan juga memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Dekan 1, Wakhid Nasruddin, Ph.D., dan Wakil Dekan 2, Dr. Naila Rifaltul Muna, M.Pd., atas kepemimpinan mereka dalam mengarahkan penguatan mutu fakultas. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tim AMI FUA:
-
Fika Handayani
-
Siti Asiah
-
Muhamad Fadil
-
Samsul
-
Galih Adam Firdaus
Serta dukungan tenaga kependidikan seperti Hasyim, Galih, dan seluruh staf administrasi yang turut memastikan kelancaran operasional fakultas.
Prestasi sebagai Motivasi Peningkatan Mutu Pendidikan
FUA menegaskan bahwa penghargaan AMI 2025 menjadi dorongan untuk terus berinovasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Fakultas berkomitmen menciptakan ekosistem akademik yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
Salah satu pimpinan jurusan, Erfan Ghazali menyampaikan,
“Prestasi ini adalah bukti nyata komitmen bersama. Kami terus mendorong kualitas lulusan melalui peningkatan inovasi pembelajaran dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat.”

Budaya Kolaboratif sebagai Kunci Keberhasilan
Keberhasilan meraih penghargaan AMI 2025 mencerminkan budaya kerja kolaboratif yang kuat di lingkungan FUA. Seluruh unsur—pimpinan fakultas, wakil dekan, ketua jurusan, dosen, tenaga kependidikan, dan tim AMI—berperan aktif dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan.
“Kerja sama yang solid memungkinkan kami mengelola program akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat secara lebih efektif. Dukungan tim AMI sangat penting dalam pencapaian ini,” tambah Dekan.
Dampak Positif bagi Civitas Akademika dan Masyarakat
Prestasi ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan dosen. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih berkualitas melalui inovasi pembelajaran, keterlibatan dalam penelitian, serta kegiatan sosial berbasis keilmuan Islam.
Langkah Strategis ke Depan
FUA menegaskan bahwa penghargaan AMI 2025 adalah pijakan awal untuk meningkatkan kualitas secara berkelanjutan. Fakultas merencanakan:
-
peningkatan pelatihan dan kompetensi dosen,
-
perluasan jejaring penelitian nasional dan internasional,
-
penguatan layanan akademik berbasis digital.
“Tujuan kami adalah menjadi fakultas yang unggul, inovatif, dan produktif. Penghargaan ini menjadi penyemangat baru untuk berkontribusi lebih luas bagi pendidikan Islam di Indonesia dan dunia,” pungkas Dekan Anwar Sanusi.



