FUA Banda Aceh, 20 Mei 2024 — Konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab se-Indonesia (ADIA) di Hotel Hermes, Banda Aceh, resmi berakhir pada hari ini. Setelah melalui serangkaian acara yang intensif dan penuh inspirasi, penutupan dilakukan dengan penuh semangat dan harapan baru untuk pengembangan ilmu adab dan humaniora di masa depan.
Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Syarifuddin, M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada semua delegasi dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam konferensi ADIA 2024. “ADIA harus berusaha keras dalam melahirkan pemikiran-pemikiran besar dan konstruktif dalam rangka pengembangan ilmu-ilmu adab ke depan,” ujar Dr. Syarifuddin. Ia menekankan pentingnya peran civitas akademika untuk terus berkontribusi pada pengembangan ilmu adab dan humaniora.
Konferensi ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk akademisi dan praktisi dari berbagai negara. Beberapa pemateri utama yang memberikan kontribusi besar dalam diskusi antara lain Prof. Dr. Moustafa el-Sawahly dari Universitas Islam Sultan Sharif Ali, Brunei Darussalam; Prof. R. Michael Feener dari Kyoto University, Jepang; dan Associate Professor Dr. Shamila dari Universiti Teknologi Mara, Malaysia. Kehadiran mereka memberikan perspektif internasional yang sangat berharga. Di samping itu, acara ini juga dihadiri oleh para tokoh akademisi lokal yang ahli di bidang keadaban, kesejarahan, dan kemanusiaan. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman yang mendalam, memberikan wawasan baru kepada para peserta mengenai isu-isu terkini di bidang mereka.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., bersama Wakil Dekan Wakhid Nasruddin, Ph.D., turut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap forum dekan dan dosen ilmu adab ini. Mereka menekankan pentingnya tindak lanjut dari konferensi ini untuk memastikan pengembangan ilmu adab yang berkelanjutan. Dr. Anwar Sanusi juga berharap bahwa perhelatan ADIA tahun depan di UIN Surakarta Solo akan menjadi wadah yang lebih besar dalam mewujudkan cita-cita perkembangan ilmu adab dan humaniora, serta memberikan solusi efektif bagi permasalahan kemanusiaan.
Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Fakultas Adab PTKI se-Indonesia dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat jaringan akademik dan mempercepat pengembangan ilmu adab di tanah air.
Konferensi yang berlangsung di Hotel Hermes, Banda Aceh, ini menciptakan suasana penuh kolaborasi dan diskusi konstruktif. Para peserta pulang dengan semangat baru dan ide-ide segar yang siap diaplikasikan di institusi masing-masing. Dengan suksesnya ADIA 2024, harapan besar kini tertuju pada perhelatan tahun depan di Solo. Semua pihak berharap agar ADIA dapat terus menjadi platform yang menginspirasi dan mendorong inovasi dalam bidang adab dan humaniora, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.



