Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id
Berita

FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Buka Rapat Kerja 2026, Perkuat Perjanjian Kinerja dan Internasionalisasi

Yogyakarta — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada Minggu, 8 Februari 2026. Fakultas menyelenggarakan kegiatan ini di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta sebagai forum strategis penyelarasan kebijakan. Melalui forum ini, fakultas menegaskan komitmen menuju kampus berdampak dan berdaya saing internasional.

Arahan Strategis Perjanjian Kinerja 2026

Dekan FUA, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., membuka kegiatan secara langsung. Selanjutnya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan arahan terkait Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa Perkin menjadi fondasi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.

Dalam arahannya, Rektor menyatakan bahwa Perjanjian Kinerja bukan sekadar dokumen administratif. Oleh karena itu, setiap unit kerja harus memaknainya sebagai komitmen strategis bersama. Ia menekankan bahwa konsistensi pelaksanaan Perkin akan menentukan reputasi universitas di tingkat nasional dan global.

Sementara itu, Dekan FUA menegaskan keterikatan langsung jurusan dan program studi dengan Perjanjian Kinerja Rektor. Dengan demikian, setiap rencana kerja fakultas harus diimplementasikan secara terukur. Ia meminta seluruh pengelola memperkuat kinerja pada aspek akademik, kemahasiswaan, dan kelembagaan.

Selain itu, Dekan menyoroti belum seragamnya penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) di tingkat jurusan. Oleh karena itu, fakultas akan menyusun pedoman teknis pelaporan yang terstandar. Langkah ini memastikan setiap jurusan menyusun laporan yang akuntabel dan terintegrasi.

Terkait internasionalisasi dan digitalisasi, Dekan menjelaskan bahwa implementasi telah berjalan meskipun masih menghadapi tantangan. Selanjutnya, fakultas akan memperkuat program pembinaan dan pelatihan. Dengan demikian, sivitas akademika dapat beradaptasi dengan tuntutan akademik berbasis digital dan global.

Lebih lanjut, Dekan menegaskan pentingnya peningkatan publikasi ilmiah dosen pada jurnal internasional bereputasi. Strategi ini mendukung target universitas dalam pemeringkatan global. FUA telah mengalokasikan anggaran untuk HAKI, ISBN, serta publikasi jurnal terindeks Scopus.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti Sidang Komisi untuk membahas substansi program kerja. Forum ini mengkaji penguatan moderasi beragama dan pengembangan kurikulum MBKM. Selain itu, komisi membahas internasionalisasi, peningkatan mutu akreditasi dan jurnal, serta digitalisasi layanan akademik dan kemahasiswaan.

Rapat Kerja FUA Tahun 2026 melibatkan pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris jurusan, serta pengelola akademik dan kemahasiswaan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan agenda perumusan program dan rencana aksi strategis. Akhirnya, forum ini menghasilkan rekomendasi kebijakan sebagai pedoman kinerja fakultas sepanjang tahun 2026.

Tinggalkan Balasan