FUA Cirebon, 10 Juni 2024 – Himpunan Mahasiswa Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi (HIMANTAPS) berhasil menyelenggarakan Seminar Tasawuf dan Psikoterapi (SENSASI) yang diadakan di Auditorium SBSN FEBI lantai 4, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Acara yang penuh khidmat ini menampilkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga pemaparan materi dengan tema *Nilai-nilai Tasawuf dan Implementasinya di Zaman Modern*.
Acara ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Dr. Naeila Rifatil Muna, S.Psi., M.Pdi.I., Psikolog. Dalam sambutannya, beliau menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif HIMANTAPS dalam menyelenggarakan seminar ini. Dr. Naeila juga menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai tasawuf seperti zuhud, tawakal, sabar, dan bersyukur dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Umum HIMANTAPS, Adam Milad Sugiharto, dalam pembukaan acara menyampaikan harapannya agar seminar ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta. “Kami berharap SENSASI bisa menjadi wadah untuk memperdalam pemahaman tentang tasawuf dan bagaimana nilai-nilainya bisa diimplementasikan di era modern ini,” ungkap Adam.

Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Dedi Djubaedi, M.Ag sebagai pemateri utama dan Dr. Andri Azis Putra, M.Phil. sebagai moderator. Prof. Dedi dalam presentasinya menjelaskan bahwa tasawuf mencakup segala aspek kehidupan, dan nilai-nilainya seperti zuhud, sabar, ikhtiar, dan tawakal sangat relevan di era modern. “Sikap zuhud bukan berarti meninggalkan duniawi sepenuhnya, melainkan memiliki batasan-batasan tertentu. Sabar diartikan sebagai menerima kenyataan dengan ikhlas, ikhtiar berarti berusaha dengan sungguh-sungguh, doa sebagai pendamping ikhtiar, dan tawakal sebagai bentuk kepasrahan setelah berusaha dan berdoa,” jelas Prof. Dedi.
Seminar ini dihadiri oleh para peserta yang dengan antusias mengikuti setiap sesi. Dengan penyampaian yang mendalam dan interaktif, para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan nilai-nilai tasawuf dalam kehidupan sehari-hari mereka, terutama dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Acara ini menutup dengan sesi tanya jawab yang aktif, di mana peserta dapat langsung berdiskusi dengan narasumber. HIMANTAPS berharap seminar ini dapat menjadi langkah awal untuk kegiatan-kegiatan serupa di masa depan, yang bertujuan untuk memperdalam dan memperluas pemahaman tentang tasawuf dan psikoterapi.
SENSASI 2024 tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga memperkuat ikatan antar mahasiswa dan dosen dalam usaha bersama membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.



