CIREBON,(KC Online).-
IAIN Syekh Nurjati Cirebon merencanakan untuk membuka jurusan tasawuf dan psikotrapi pada tahun ini. Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah H.Hajam mengatakan, selama ini fokus tasawuf di IAIN Syekh Nurjati ada di jurusan akidah filsafat, namun tahun ini akan dibuat jurusan tersendiri.
“Ini salah satu awal pengembangan jurusan tasawuf, karena sangat penting untuk dipelajari,” ujar Hajam di sela kuliah umum Tasawuf, Spiritualisme Dalam Islam bersama pakar tasawuf, Haidar Bagir di auditorium FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (12/9/2019).
Menurutnya, para lulusan jurusan tasawuf diharapkan bisa menyelesaikan berbagai masalah psikologis di masyarakat.
“Tasawuf bisa sebagai terapis psikolog spiritual dan ini sangat sinergi dengan beragam persoalan psikologis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, memperkenalkan tasawuf tidak sekedar mengenalkan namun harus diartikan secara serius.
“Acara ini disambut baik, mahasiswa juga sangat antusias. Dan saya harapkan seluruh mahasiswa yang hadir bisa memahami pemaparan materi yang diberikan,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Sumanta Hasyim mengatakan, umat Islam baru menyentuh aspek Islam dan iman, sementara ihsan yang merupakan puncak dari tujuan menyempurnakan hidup manusia belum tercapai.
“Itulah pentingnya kita belajar tasawuf. Mengapa kita tidak tertarik dengan tasawuf? Padahal jelas dilakukan oleh Nabi,” ujar Sumanta. (C-09)
Sumber: Kabar Cirebon Online



