Cirebon, 13 Februari 2025 – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi menggelar Ujian Komprehensif Gelombang 1 dengan konsep transformasi digital pada Kamis, 13 Februari 2025. Acara ini berlangsung di ruang ujian FUA mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Ujian Komprehensif ini diikuti oleh 20 peserta dari enam jurusan berbeda, dengan rincian sebagai berikut: Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) sebanyak 5 peserta, Ilmu Hadis (ILHA) 4 peserta, Sejarah Peradaban Islam (SPI) 3 peserta, Tasawuf dan Psikoterapi (TAPSI) 3 peserta, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) 4 peserta, serta Bahasa dan Sastra Arab (BSA) 1 peserta.

Pembukaan ujian dilakukan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag. Beliau menyampaikan bahwa implementasi digital dalam ujian komprehensif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses akademik. “Transformasi digital dalam ujian ini merupakan langkah maju dalam memastikan keakuratan serta kemudahan bagi mahasiswa dan penguji dalam menjalankan evaluasi akademik,” ujar Dr. Anwar Sanusi dalam sambutannya.
Acara ini dipandu oleh Ketua Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi (TAPSI), Dr. Naeila Rifatil Muna, M.Pd.I., yang bertindak sebagai pembawa acara. Suasana ujian berlangsung dengan tertib dan kondusif, di mana setiap peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari selama masa perkuliahan.

Seluruh rangkaian ujian akademik telah berbasis digital, mulai dari absensi kehadiran menggunakan QR code, proses penilaian, hingga presentasi yang menggunakan media SmartTV. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan ujian.

Dengan terselenggaranya Ujian Komprehensif Gelombang 1 ini, diharapkan seluruh peserta dapat meraih hasil yang maksimal serta semakin siap untuk menyelesaikan studi mereka di Fakultas Ushuluddin dan Adab. Transformasi digital dalam ujian ini menjadi bukti nyata komitmen FUA dalam menghadirkan inovasi akademik yang unggul.



