Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id
Berita

Mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tampil dalam ICONUSH 2023 di UIN Antasari Banjarmasin

FUA, Cirebon – Mahasiswa jurusan Ilmu Hadis dari Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Hilda Minhatul Maula, telah berpartisipasi dalam acara “ICONUSH 2023″ yang diadakan oleh UIN Antasari Banjarmasin pada tanggal 4 Juni 2023. Dalam kesempatan tersebut, Hilda mempresentasikan karyanya yang berjudul “Critism of the 2024 Election From The Perspective Of The Qur’an, Hadith, and The Based Ethics al-Tibr al-Masbuk Fi Nasihat al-Muluk,” yang telah dibimbing oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag.

Hilda, yang saat ini bertatus sebagai mahasiswa semester 6 pada jurusan Ilmu Hadis, mengucapkan terima kasih kepada Dr. Anwar Sanusi atas bimbingan dan kepercayaan yang diberikan dalam mengangkat tema dari karya tulisnya. Sebagai seorang mahasiswa, Hilda merasa bersyukur telah memiliki dasar penulisan karya tulis ilmiah yang baik dan benar yang telah diperolehnya 5 bulan lalu.

Hilda mengungkapkan bahwa membuat karya tulis yang dapat disubmit pada konferensi internasional bukanlah hal yang mudah. Penelitian yang mendalam dan persiapan yang matang diperlukan. Untungnya, Hilda telah menyiapkan karyanya sejak bulan Ramadhan yang lalu. Meskipun demikian, dia menyadari bahwa kemungkinan masih terdapat kesalahan atau kekeliruan dalam karya tulisnya. Sebelum acara dimulai, Hilda mengaku awalnya tidak menyadari betapa pentingnya acara tersebut dan bahwa dia harus mempresentasikan hasil karyanya. Namun, dengan bimbingan dari Dr. Anwar Sanusi, Hilda berhasil menyiapkan presentasi dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang disesuaikan dengan judul karyanya yang menggunakan bahasa Inggris.

Hilda sempat merasa kebingungan pada awalnya, berkat arahan dari Dr. Anwar Sanusi sebuah kerangka presentasi pada akhirnya dapat tersusun dengan baik. Hilda teringat akan nasihat dari Imam Abdullah bin Alawi Al Haddad bahwa bertanya dalam keadaan butuh dan bingung adalah kebiasaan orang-orang yang baik. Setelah menyelesaikan persiapan presentasi, Hilda ditetapkan sebagai salah satu presenter pada panel tiga. Namun, waktu presentasinya bertepatan dengan jam kuliahnya.

Setelah mendapatkan izin dari Pak Dekan, Hilda memilih waktu presentasi yang paling terakhir. Hilda sempat hampir tidak dapat mempresentasikan karyanya tersebut karena waktu yang terbatas dan juga masalah teknis saat masuk ke sesi Zoom. Syukurnya, moderator dari panel tiga memberitahunya melalui chat bahwa Hilda diberi kesempatan untuk mempresentasikan karyanya sekitar pukul 12.30 WIB. Hilda merasa bersyukur atas kesempatan tersebut dan berusaha untuk tidak tampil mengecewakan.

Pada saat presentasi, Hilda memulai dengan penuh semangat dalam menyampaikan isi papernya. Meskipun waktu yang tersedia cukup terbatas yaitu hanya sekitar 5 menit, Hilda berusaha menyampaikan informasi dengan singkat namun jelas. Meskipun ada rasa kurang puas, Hilda menyadari bahwa ini adalah awal yang baru dan pengalaman yang berharga bagi pengembangan dirinya. Hilda juga memberikan saran kepada rekan-rekan mahasiswa yang ingin melakukan presentasi untuk belajar terlebih dahulu tentang materi yang akan disampaikan dan berlatih berbicara di hadapan orang lain.

Dr. Anwar Sanusi, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, merasa bahagia dan bangga atas pencapaian Hilda sebagai mahasiswanya. Meskipun harus meminta izin kepada beberapa dosen, Dr. Anwar merasa pencapaian ini telah terbayarkan. Dr. Anwar juga menyatakan bahwa prestasi mahasiswa Ushuluddin dan Adab ini sangatlah membanggakan. Hilda sendiri merupakan salah satu kader kegiatan Academic Writing yang telah digagas oleh Dr. Anwar di masa awal kepemimpinannya. Bravo, Hilda!