Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id

Bangun Sinergi Keilmuan, FUA UINSSC dan UIN SMH Banten Resmi Teken MoA dan Gelar FGD

Serang — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) resmi menjalin kerja sama akademik dengan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dirangkaikan dengan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Keilmuan. Kegiatan ini mengusung tema “Islam dan Budaya dalam Perspektif Ilmu-Ilmu Ushuluddin dan Adab di Era Digital”.

Penandatanganan MoA ini menjadi langkah strategis kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini juga diharapkan mampu mendorong pengembangan kajian keilmuan Ushuluddin dan Adab yang relevan dengan tantangan zaman digital.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. Masykur, S.Ag., M.Hum, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antarfakultas Ushuluddin merupakan kebutuhan mendesak di tengah perubahan sosial dan budaya yang semakin kompleks.

“Ilmu-ilmu Ushuluddin dan Adab memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebudayaan di era digital. Melalui kerja sama ini, kami berharap lahir kolaborasi riset dan forum ilmiah yang produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag, menegaskan bahwa penandatanganan MoA ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus diikuti dengan program nyata yang berdampak langsung pada penguatan kualitas akademik.

“Kerja sama ini adalah ruang strategis untuk memperluas jejaring keilmuan, memperkaya perspektif kajian Islam dan budaya, serta menjawab tantangan era digital dengan pendekatan akademik yang kritis dan konstruktif,” ujarnya.

Setelah penandatanganan MoA, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang menghadirkan para dosen dan akademisi dari kedua fakultas. Diskusi berlangsung dinamis dengan membahas relasi Islam dan budaya, transformasi nilai-nilai keislaman di ruang digital, serta peran ilmu-ilmu Ushuluddin dan Adab dalam membangun peradaban yang berakar pada kearifan lokal namun berwawasan global.

Melalui kegiatan ini, kedua fakultas menegaskan komitmen bersama untuk terus membangun sinergi keilmuan, memperkuat kolaborasi akademik lintas institusi, serta menghadirkan kontribusi nyata ilmu-ilmu Ushuluddin dan Adab bagi pengembangan masyarakat di era digital.

 

Tinggalkan Balasan