Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id
Berita

Dosen dan Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Berkolaborasi dalam International Conference “Digital Humanities & SDGs: Innovations, Challenges, and Future”

Jakarta, 5 September 2025 — Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan International Conference bertajuk “Digital Humanities & SDGs: Innovations, Challenges, and Future” pada 4–5 September 2025. Kegiatan ini menjadi ruang akademik penting untuk mempertemukan para dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam membahas peran digital humanities dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam konferensi tersebut, dosen PJJ Sejarah Peradaban Islam, Fika Hidayani, M. Hum., bersama dosen Fakultas Syariah, Am’mar Abdullah Arfan, M.H., serta dua mahasiswa Sejarah Peradaban Islam, Nisa Nurul Hamdiyah dan Lula Musdalipah, mempresentasikan papernya berjudul “Influenza Medicine in the Tetamba Manuscript: Integrating Digital Humanities for Global Sustainable Health.”

Kajian ini mengangkat pemanfaatan manuskrip tradisional nusantara, khususnya naskah Tetamba, yang berisi ramuan pengobatan influenza, untuk diintegrasikan dengan pendekatan digital humanities. Melalui penelitian ini, para penulis berupaya menghadirkan perspektif baru mengenai kearifan lokal sebagai fondasi penguatan kesehatan berkelanjutan dalam skala global.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menilai bahwa kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam forum internasional ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tradisi riset bersama sekaligus memperluas jejaring akademik global.

Ketua PJJ Sejarah Peradaban Islam, Hasbiyallah, M.Si., juga memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi dosen dan mahasiswa dalam forum internasional ini. Menurutnya, keterlibatan mereka tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga selaras dengan tema besar konferensi yang berfokus pada kontribusi humanities terhadap pencapaian SDGs.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan lahir semakin banyak karya akademik yang mengintegrasikan digitalisasi manuskrip, inovasi riset, serta kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan dunia.

Tinggalkan Balasan