Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id
Berita

FUA Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan Semester Gasal 2025/2026

Cirebon, 30 Juli 2025 – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar rapat koordinasi untuk persiapan perkuliahan semester gasal 2025/2026. Rapat berlangsung di ruang kelas internasional FUA dengan suasana penuh kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan FUA Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag, Wakil Dekan I Wakhid Nashruddin, Ph.D, Wakil Dekan II Dr. Naeila Rifatil Muna, S.Psi., M.Pd., M.Psi., ketua dan sekretaris jurusan, dosen tetap maupun Dosen Luar Biasa (DLB), staf akademik, serta PPK dan bendahara fakultas.

Salah satu fokus utama rapat adalah kesiapan ruang kuliah. Dekan menjelaskan bahwa gedung O tengah direnovasi, dengan tambahan beberapa ruang di lantai 2 dan 3. Ruang kelas besar seperti 201, 202, 301, dan 302 akan digunakan untuk perkuliahan, sementara ruang kecil 203A, 203B, 204A, 204B, serta 303A, 303B, 304A, dan 304B siap dipakai sesuai kebutuhan. “Untuk gedung M, tolong jangan ada perubahan karena banyak kabel instalasi di sana. Dan yang terpenting, jadwal kuliah yang sudah disusun jangan diutak-atik supaya tidak menimbulkan kekacauan,” tegas Dekan.

Mengenai teknis perkuliahan, Dekan mengingatkan agar tidak menggunakan masjid atau ma’had sebagai tempat kuliah. Jika ruangan masih terbatas, dosen bisa memanfaatkan Zoom atau Google Meet terlebih dahulu. Renovasi gedung O lantai 3 diperkirakan selesai minggu depan, sehingga sementara waktu sebagian perkuliahan tetap bisa dijalankan secara online. “Lebih baik online dulu daripada kita memaksakan kuliah di tempat yang kurang tepat,” ujarnya.

Tak hanya soal ruang kelas, Dekan juga menekankan pentingnya riset dan publikasi. Tahun ini, fakultas menyediakan dana untuk penelitian dan penerbitan artikel di jurnal bereputasi, termasuk Scopus. Mahasiswa pun didorong untuk menulis artikel, dengan pendampingan dosen sebagai penulis kedua atau ketiga. “Kita ingin penelitian benar-benar sesuai bidang keilmuan, dan guru besar punya peran besar sebagai motivator sekaligus reviewer,” tambahnya. FUA juga menyiapkan program penelitian kolaboratif internasional mulai 2025, dengan target penguatan di tahun berikutnya.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung hangat. Beberapa dosen mengajukan pertanyaan seputar persentase kuliah online-offline, pemetaan ruang kelas, hingga fasilitas laboratorium. Prof. Dr. K.H. Slamet Firdaus, M.Ag mengangkat isu teknis jurnal pengganti skripsi, sementara Prof. H. Didin Nurul Rosyidin, M.A., Ph.D menanyakan pendanaan riset skala besar dan kemungkinan kerjasama eksternal. Pertanyaan terkait pedoman tugas akhir juga muncul dari H. Muhammad Maimun, M.A, yang dijawab Dekan bahwa kebijakan masih dalam proses kajian tim hukum fakultas.

Di penghujung rapat, Dekan menyampaikan pesan penyemangat kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Beliau mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung akreditasi jurusan, memperkuat penerimaan mahasiswa baru, serta menjaga suasana akademik yang kondusif. “Mari kita bekerja sama, jangan ada sekat dosen lama atau baru. Semua sama-sama bagian dari keluarga besar FUA,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan