Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fua@uinssc.ac.id

FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan FUA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Perkuat Kerja Sama melalui MoA dan FGD Keilmuan

Cirebon, 11–12 Desember 2025 — MoA FUA UIN menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik nasional. MoA FUA UIN ini ditandatangani Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama FUA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Selain itu, kedua fakultas menggelar Forum Keilmuan dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD).

Kegiatan ini mengangkat tema “Islam dan Budaya Perspektif Ilmu-ilmu Ushuluddin dan Adab di Era Digital.” Para pimpinan fakultas, dosen, dan akademisi mengikuti agenda ini secara aktif. Dengan demikian, forum ini menjadi ruang penguatan sinergi riset dan pendidikan.

Komitmen Penguatan Keilmuan Ushuluddin

Dekan FUA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. Masykur, S.Ag., M.Hum., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi. Ia menyatakan bahwa era digital menghadirkan dinamika baru dalam praktik keberagamaan. Oleh karena itu, penguatan kajian Islam harus bersifat kritis dan kontekstual.

Ia menjelaskan bahwa ilmu-ilmu Ushuluddin dan Adab memiliki peran strategis membaca perubahan sosial. Selain itu, disiplin ini mampu menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas. Selanjutnya, ia berharap kerja sama ini melahirkan program berkelanjutan dalam riset dan pengabdian.

Implementasi Konkret Kerja Sama Akademik

Sementara itu, Dekan FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menekankan implementasi nyata MoA FUA UIN. Ia menyampaikan bahwa kerja sama tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Lebih lanjut, ia mendorong penyusunan program konkret yang terukur.

Program tersebut meliputi pengembangan kurikulum kolaboratif dan penelitian bersama. Selain itu, kedua fakultas akan memperkuat publikasi ilmiah serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Dengan demikian, kolaborasi ini akan meningkatkan daya saing keilmuan di tingkat nasional.

Diskusi Strategis Islam dan Budaya di Era Digital

FGD yang menyertai penandatanganan MoA menghadirkan diskusi akademik mendalam. Para peserta membahas relasi Islam dan budaya dalam perspektif ilmu Ushuluddin dan Adab. Sementara itu, forum juga menyoroti transformasi nilai keislaman di ruang digital.

Peserta mengkaji tantangan budaya global dan perkembangan teknologi informasi. Selain itu, mereka menegaskan peran akademisi dalam menjaga moderasi dan keseimbangan nilai. Akhirnya, forum merumuskan rekomendasi penguatan kajian keislaman yang responsif terhadap perubahan zaman.

Melalui MoA FUA UIN dan FGD keilmuan ini, kedua fakultas menegaskan komitmen memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini akan memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas riset. Dengan demikian, FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan FUA UIN Banten siap membangun kolaborasi berkelanjutan yang berdampak nyata.

Tinggalkan Balasan