Sidang Munaqosah Gelombang IV berlangsung di Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 5 Mei 2026. Fakultas menyelenggarakan Sidang Munaqosah tersebut di Gedung O Ruang Ujian Akademik FUA. Selain itu, kegiatan ini menghadirkan 12 mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan fakultas.
Delapan mahasiswa berasal dari Jurusan Sejarah Peradaban Islam. Sementara itu, satu mahasiswa berasal dari Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi serta satu mahasiswa berasal dari Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam. Selain itu, dua mahasiswa lainnya berasal dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab.

Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin dan Adab, Wakhid Nashruddin, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga kualitas akademik pada setiap tahapan sidang. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menunjukkan penguasaan penelitian secara komprehensif.
Fakultas Perkuat Budaya Akademik
Panitia menjalankan sidang secara tertib dan sesuai jadwal akademik fakultas. Selain itu, dosen penguji memberikan arahan akademik untuk memperkuat kualitas penelitian mahasiswa. Proses tersebut membantu mahasiswa menyempurnakan hasil penelitian sebelum tahap akhir kelulusan.

Ketua Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Aah Syafaah, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Beliau mengapresiasi semangat mahasiswa selama menjalani proses penelitian dan penyusunan skripsi. Selain itu, beliau mendorong mahasiswa untuk menjaga integritas akademik dalam setiap karya ilmiah.
Menurutnya, sidang munaqosah melatih mahasiswa menyampaikan argumentasi ilmiah secara sistematis dan kritis. Selanjutnya, mahasiswa perlu mempertahankan hasil penelitian melalui jawaban yang objektif dan terukur. Dengan demikian, lulusan Fakultas Ushuluddin dan Adab dapat memiliki kualitas akademik yang kompetitif.
Mahasiswa Tunjukkan Kesiapan Akademik
Setiap peserta mempresentasikan hasil penelitian sesuai bidang kajian masing-masing. Sementara itu, dosen penguji mengajukan pertanyaan terkait metodologi, teori, dan hasil penelitian mahasiswa. Interaksi akademik tersebut berlangsung aktif sepanjang pelaksanaan sidang.
Mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam mendominasi pelaksanaan sidang gelombang ini. Oleh karena itu, berbagai tema sejarah dan kebudayaan Islam mewarnai forum akademik tersebut. Selain itu, mahasiswa juga mengangkat kajian sosial dan pemikiran Islam dalam penelitian mereka.
Fakultas Ushuluddin dan Adab terus mendorong peningkatan mutu akademik mahasiswa melalui berbagai tahapan evaluasi. Lebih lanjut, sidang munaqosah menjadi sarana penguatan kompetensi mahasiswa sebelum menyelesaikan studi. Dengan demikian, fakultas dapat menjaga kualitas lulusan secara berkelanjutan.
Sidang Munaqosah Dorong Kompetensi Lulusan
Pelaksanaan Sidang Munaqosah Gelombang IV menunjukkan komitmen fakultas terhadap penguatan budaya ilmiah kampus. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat tradisi akademik yang profesional dan objektif. Selanjutnya, mahasiswa memperoleh pengalaman penting dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah.
Fakultas berharap seluruh mahasiswa segera menyelesaikan revisi hasil sidang sesuai arahan penguji. Oleh karena itu, mahasiswa dapat melanjutkan proses akademik menuju tahap kelulusan tepat waktu. Akhirnya, Fakultas Ushuluddin dan Adab menargetkan lahirnya lulusan yang kritis, kompeten, dan berintegritas tinggi.



